h1

Cinta Ditolak … Bukan Berarti Kiamat

January 6, 2009

Saya iseng-iseng nulis gini karena keseringan baca Pos Kota kali yah … Dalam berita yang ditampilkan … kok kayaknya banyak orang bertindak sangat nggak rasional ketika cintanya ditolak. Ada yang mencoba bunuh diri … mengancam … dan malah ada juga yang membunuh orang yang menolak cintanya itu. Kok bisa gitu sih … ?

Jawabannya mungkin (cuma mungkin yah) karena orang yang patah hati itu kurang menggunakan akalnya … dan lebih suka emosi dan perasaannya itu yang menguasai dirinya … Sorry … no offence yah …

Rasa cinta adalah hal yang sangat manusiawi, sehingga hampir semua orang yang masih punya perasaan, pernah mencintai seseorang. Namun yang patut disadari adalah … bahwa kita nggak mungkin mendapat semua yang kita inginkan … Artinya … kita juga harus siap kalo ada keinginan kita nggak tercapai … Jadi … kalo udah berani untuk menyatakan cinta … maka mestinya harus siap ditolak juga … karena kemungkinannya emang ada … iya apa iya … ?

Dan kalo akhirnya cintanya benar-benar ditolak … itu mestinya bukan akhir dari segalanya. Cuma … terkadang orang sudah mematok bahwa cintanya itu hanya untuk dia seorang, sehingga ketika ditolak … seakan dunia kiamat. Kalau terjadi seperti ini, maka jelas orang tersebut sudah telah dikuasai oleh perasaannya atau emosinya saja, dan telah mengesampingkan akal sehatnya. Sayang sekali kan … udah menyia-nyiakan pemberian Tuhan yang menjadi pembeda utama manusia dengan mahluk lainnya … ?

Padahal … kalo menurut saya sih … masalahnya cuma karena orang yang bersangkutan itu udah menutup diri rapat-rapat dan nggak mau membuka diri dari kemungkinan bahwa masih ada wanita lain yang bisa dia cintai … Dia merasa bahwa hanya orang yang telah menolak cintanya itu aja … yang bisa dia cintai … Padahal … masa iya sih … dari sekian banyak wanita yang ada di bumi … cuma ada satu orang yang justru menolak cinta itu aja yang bisa sregg dengan kita … Toh buktinya … banyak juga orang yang tadinya cinta banget sama istrinya … akhirnya toh selingkuh juga dan malah punya istri simpenan … yang lebih dia cintai lagi … hehehe

Nah … jadi … tinggal pilih aja … apakah lebih suka dirinya dikuasai oleh perasaan/emosi … atau mau menggunakan akal pikiran dengan membuka diri pada kemungkinan bahwa dirinya itu bisa juga mencintai orang lain selain kepada orang yang telah menolak cintanya itu …

Akal pikiran yang hanya diberikan kepada manusia ini … selain berfungsi sebagai senjata utama dalam membentuk peradaban … juga berfungsi untuk mengendalikan nafsu, dan juga perasaan/emosi seperti cinta, marah, benci dll … sehingga dirinya tidak dikuasai oleh nafsu dan perasaan atau emosinya tersebut. Jadi mestinya … akal pikiran ini yang harus mengandalikan perasaan … bukan sebaliknya … Kalau udah bisa melakukan itu … mudah-mudahan bisa terhindar dari perbuatan konyol cuma karena cinta yang tertolak.

Oh ya … yang saya omongin di atas … mungkin juga bisa berlaku bagi yang lagi patah hati …😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: