h1

Pacarku … Kenalan Dong … 

January 7, 2009

Bagi yang lagi pacaran … masa pacaran itu umumnya indah … Dunia serasa milik berdua … dan yang lain cuma ngontrak atau kost doang … Begitu indahnya masa pacaran itu sehingga banyak yang terlena sampai-sampai mengacuhkan ajaran moral ataupun agama … Banyak pejantan yang berhasil mencetak gol … dan wanita yang kebobolan dalam menjaga gawangnya sebelum wasit memberi izin untuk memulai pertandingan … alias disahkan dalam ikatan pernikahan … Tapii … apakah mereka yang terlibat cinta itu sudah bener-bener mengenal pasangannya … ? …😀

Jika melihat kenyataan bahwa banyak yang begitu terlihat bahagia sewaktu masa pacaran … sampai rela melabrak segala larangan dan rintangan … maka mestinya mereka itu yakin telah mengenal pasangannya dengan baik … Mereka mungkin telah membayangkan bahwa hubungan percintaan mereka tidak akan berubah … Apa yang mereka bayangkan itu … mungkin saja jadi kenyataan … tapi nggak selalu demikian … kalau nggak bisa dibilang malah lebih banyak yang cintanya pudar ketika memasuki jenjang pernikahan … Hmm … pernah denger cerita bahwa ada orang yang sudah pacaran lama dan terlihat langgeng ketika pacaran … tapi pernikahannya nggak bisa bertahan lama … atau kalaupun lama … hubungan rumah-tangganya itu nggak harmonis … dan pada akhirnya … berakhir dengan perceraian … ? … Banyak kok yang mengalami hal kayak gitu …

Salah satu alasan yang umum dipakai adalah bahwa ketika berumah-tangga … apa yang diperlihatkan pasangannya itu ternyata nggak seindah ketika masih pacaran … baik dalam pandangan … sikap … maupun perilaku … Lho … kalau demikian … maka waktu pacaran itu nggak dipakai sebagai sarana untuk mengenal pasangan dengan baik dong … atau setidak-tidaknya … itu merupakan bentuk kegagalan dalam mengenal pasangan … hehehe

Memang … kita nggak mungkin bisa mengenal pribadi seseorang 100% cuma lewat pacaran … tapi seenggak-enggaknya … dengan semakin mengenal pasangan … maka semakin besar pula kemungkinan untuk nggak salah langkah ketika harus mengambil keputusan berkaitan dengan kelanjutan hubungan percintaan dengan pasangan …

Bagi saya … untuk menentukan apakah hubungan dengan pasangan itu sebaiknya dilanjutkan atau malah disudahi saja … dapat ditentukan jika mampu mengidentifikasi apa yang ada dalam bayangan (termasuk harapan) pasangan tentang diri kita (ketika jadi berumah-tangga) … dan apakah kita masuk dalam kriteria tersebut … atau setidak-tidaknya … masuk dalam kriteria yang bisa ditoleransi oleh pasangan … Untuk itu … perlu pengenalan yang lebih baik … baik pada pasangan … dan pastinya juga … pada diri sendiri …

Saya rasa … nggak mungkin semua sifat … sikap … dan juga perilaku pasangan itu klop dengan semua kemauan ideal kita … Pasti ada saja kelemahan pasangan yang nggak atau kurang kita sukai … Nah … masa pacaran sebetulnya bisa dimanfaatkan untuk lebih mengenali pasangan … baik kelebihan maupun kekurangannya …

Pengenalan bisa dilakukan dengan … yaahh … semacam diskusi dengan melempar masalah tentang hal-hal yang disukai dan yang tidak disukai masing-masing … mulai saja dengan hal-hal yang kecil dan ringan … seperti pandangan terhadap wanita yang alisnya dicukur … atau yang suka keluar pakai daster dan kritingan rambut … Jika terdapat perbedaan pandangan … bisa diusahakan untuk dicari titik temu yang bisa ditoleransi oleh keduanya …

Dari masalah yang ringan dan kecil itu … bisa dilanjutkan dengan masalah yang lebih besar … seperti masalah hubungan dengan keluarga masing-masing … masalah keperawanan … masalah tanggung-jawab … karir … dll … Semakin banyak yang diketahui tentang apa yang dibayangkan pasangan … semakin kita mengenal pasangan kita … Demikian juga sebaliknya … semakin kita mampu dan mau mengutarakan pandangan kita sendiri … maka pasangan akan semakin mengerti dengan apa yang ada dalam bayangan kita … Dengan demikian … masing-masing bisa menilai apakah pasangannya itu adalah benar-benar orang yang tepat sebagai pasangan … sehingga hubungan itu layak dilanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi … atau malah sebaiknya diakhiri …

Jika pandangannya udah klop … dan kalaupun ada perbedaan tapi bisa ditoleransi … maka hubungan itu bisa dilanjutkan ke jenjang pernikahan … Tapii … kalau perbedaan pandangan sudah terlalu lebar … dan tidak mungkin ditoleransi lagi … maka sebaiknya hubungan itu diakhiri saja … Saya nggak bisa membayangkan rumah-tangga yang harmonis kalau misalnya suami mempunyai bayangan istrinya adalah ibu rumah-tangga yang baik yang mengurus anak-anaknya sendiri … tapi istrinya sangat berambisi dengan karir … Jika saya berada dalam posisi demikian … maka akan saya ikuti nasehat ST 12 … putuskan saja pacarmu … hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: