h1

Pantas Nggak sih jika Seorang Kiai atau Ulama Merokok … ??? 

January 12, 2009

Pernah lihat seorang kiai atau ulama merokok … ? … Saya sering tuh … Coba lihat di acara tahlilan … atau pengajian di rumah-rumah kalangan menegah ke bawah (kalau kalangan atas … lebih jarang kali … soalnya kan pakai AC … :D) … rokok sudah seperti menjadi pelengkap hidangan … Asap rokok di mana-mana … membuat mata perih dan mengganggu pernafasan yang tidak terbiasa dengan asap rokok itu … Tapi … itu tidak dipedulikan sama sekali … bahkan oleh orang yang menyandang gelar kiai atau ulama … yang sebelumnya ngasih ceramah dan menjadi pemimpin doa itu … Ugghh … sedihnya …

Sebenarnya … pantas nggak sih … seorang kiai atau ulama itu merokok … ??? … Pertanyaan itu muncul karena dalam bayangan saya … seorang yang sudah menyandang gelar kiai atau ulama itu … mestinya lebih mengutamakan untuk mencari sebanyak-banyaknya pahala dan ridho dari Allah SWT … dibanding kenikmatan duniawi sesaat …

Di luar kontroversi haram atau tidaknya merokok itu … sebenarnya sudah sama-sama diakui bahwa merokok itu tidak baik … Tidak perlu ditanyakan kepada yang menganggap bahwa merokok itu haram hukumnya … Orang yang berpandangan bahwa merokok itu tidak haram pun …sebenarnya tetap mengakui bahwa merokok sebenarnya tidak baik menurut ajaran agama … karena pada umumnya para kiai perokok ini mengakui bahwa setidak-tidaknya … merokok itu hukumnya makruh … Dan makruh sendiri dapat diartikan sebagai suatu perbuatan yang … apabila dikerjakan tidak mendapat dosa … tetapi jika ditinggalkan malah akan mendapat pahala …

Nah … berkaitan dengan pengertian makruh di atas … dan terlepas dari haram atau tidaknya merokok itu … maka saya rasa … sudah selayaknya jika seorang yang menyandang gelar kiai dan juga ulama itu (yang dalam bayangan saya akan berlomba-lomba mencari pahala) mau meninggalkan kebiasaan merokok … Bukankah dengan meninggalkan kebiasaan merokok itu … pahala bisa didapat dengan cara yang relatif mudah dan sederhana … ? … Dengan adanya peluang untuk mendapatkan pahala dengan cara yang mudah dan sederhana seperti di atas … maka … aneh bagi saya jika masih ada seorang kiai atau ulama yang masih suka merokok … Bukankah itu sama saja menampik kesempatan untuk mendapatkan pahala dengan cara yang sederhana … ? … Dan menampik kesempatan seperti itu … bukankah dapat diartikan sebagai perwujudan dari sikap sombong dan juga takabur … ? … Apakah para kiai atau ulama seperti itu sudah merasa bekalnya cukup untuk di akhirat nanti … ?

Seorang kiai atau ulama … sudah seharusnya menjadi panutan umatnya … dan itu bisa dimulai dari hal-hal yang kecil … Meninggalkan rokok adalah salah satunya … Dilihat dari sisi manapun … merokok itu termasuk perbuatan yang merugikan … yang lebih banyak mudharatnya dibanding manfaatnya … baik bagi diri sendiri … maupun bagi orang di sekitarnya … Apa artinya menjadi ahli khotbah … dan selalu menyuruh umat mengejar pahala sebanyak mungkin …. jika dirinya sendiri bahkan tidak mau mengejar pahala dengan cara yang sangat sederhana … ??? …๐Ÿ˜ฆ … Sebagai panutan bagi umatnya … sudah selayaknya para kiai dan ulama itu bersedia dengan ikhlas mengorbankan kenikmatan duniawi sesaat dari merokok … dan bukannya malah mencari-cari pembenaran agama demi kepentingan pribadi … Itu semua … kan demi kebaikan umat secara keseluruhan … plus Insya Allah … mendapat pahala dari Allah SWT …๐Ÿ˜€

Bacaan bagus yang berkaitan dengan tulisan di atas :
http://www.nahimunkar.com/
http://anakshalih.wordpress.com/

4 comments

  1. Merokok dapat membantu
    program pemerintah KB
    (Keluarga Berencana) yaitu 2 anak cukup, kenapa bisa
    begitu karena merokok dapat
    menyebabkan impoten jadi
    tidak subur lagi.

    Merokok dapat menghindari
    kita dari perselingkuhan
    Karena rokok menyebabkan
    impoten jadi apabila kita
    selingkuh gak bisa karena gak
    bisa memuaskan lawannya

    Didunia Film Rokok dapat
    membantu yaitu sebagai
    perangkat shooting.
    Misalnya : Film Cow-boy akan
    lebih bergaya seorang cow-
    boy menaiki kudanya sambil
    merokok, coba banyangkan
    jika cow-boy naik kuda sambil
    ngupil….


  2. Indonesia termasuk negara miskin kalo dilihat GDP-nya … tapi malah dapat julukan negeri asbak karena banyaknya perokok di Indonesia … Coba itu duit yang dibakar sia-sia itu dikasih untuk keluarga, beli buku sekolah, beli makanan yang lebih bergizi dan lain sebagainya yang lebih bermanfaat. Lebih senang dapur nggak ngebul ato anak nggak sekolah asal tetap bisa merokok … ???

    Rokok juga menjadi sumber berbagai masalah kesehatan … Bukan hanya bagi perokok itu sendiri, tapi juga bagi orang di sekitarnya … Itu kan mendzalimi orang namanya … Kalo merokok … asepnya diserap semua dong … jangan disembur-sembur ke orang lain …๐Ÿ˜€

    Rokok juga jalan masuk bagi narkoba, ganja dan hal-hal semacam itu … Biasanya pecandu ganja, narkoba dan minuman keras diawali dengan menjadi perokok dulu … Kayaknya jarang banget orang yang langsung jadi pecandu narkoba tanpa jadi pecandu rokok dulu … iya kan … ???

    Rokok juga melanggar peraturan … Meskipun pemerintah nggak serius menegakkannya … tapi yang jelas perda anti rokok itu ada … Yah … tapi kalo udah nyandu … susah juga yah … Apapun bisa dijadikan sebagai pembenaran…๐Ÿ˜€


  3. Itukarna mereka pada pecandu rokok dan menutup nutupi dampaknya,intinya rokok membuat otak jadi tolol karna merusak paru2walau tak merasakan secara langsung sehingga suplai o2 ke otak menurun dan kadarCO2 meningkat,dan bahayanya bukan hanya untuk diri sendiri tapi juga orangdisekitarnya.MEROKOK MENYIKSA DIRIMU DAN ORANG DISEKITARMU


  4. iya …๐Ÿ˜€



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: