h1

52 Tahun Ayah Saya Bertahan dengan Talasemia …

February 3, 2009

Dalam tulisan ini … saya ingin menceritakan tentang almarhum ayah saya … yang pernah diperkirakan oleh dokter bahwa umurnya nggak akan lebih dari 8 tahun akibat penyakit talasemia berat yang dideritanya … Namun … ramalan dokter itu sendiri meleset jauh … karena faktanya … almarhum ayah saya sendiri baru meninggal ketika beliau berusia 52 tahun … Bukan hanya itu … ayah saya malah kuliah dan meraih gelar Ir. di Jepang … sempat dinas di kepolisian RI … dan terakhir menjadi kepala pabrik di sebuah perusahaan elektronik terkemuka … Kisah ayah saya ini … mudah-mudahan dapat membangkitkan semangat para penderita talasemia … sehingga tidak mudah menyerah atau berputus-asa dengan penyakitnya tersebut …

Talasemia itu sendiri adalah penyakit mematikan yang penyebabnya lebih disebabkan karena faktor genetik (bawaan/keturunan) … dan mungkin belum ada obatnya … Penderita talasemia umumnya juga adalah penderita anemia … dan pada kasus yang berat seperti ayah saya … akan mengalami pembengkakkan pada limpa … dan memerlukan transfusi darah setiap jangka waktu tertentu agar dapat melakukan kegiatan sehari-hari dengan normal … Untuk lebih jelasnya tentang penyakit talasemia ini … dapat dibaca
di sini …

Almarhum ayah sendiri … berasal dari keluarga cukup berada di kota Padang … karena almarhum kakek saya adalah mantan walikota di kota tersebut … Ayah saya adalah anak kedua dari delapan bersaudara … yang empat di antaranya (termasuk ayah saya) adalah laki-laki … dan empat orang lagi perempuan … Dari empat orang yang laki-laki itu … tiga di antaranya (termasuk ayah saya) adalah penderita talasemia … di mana satu orang meninggal di usia sangat muda dan saya sendiri belum pernah bertemu dengannya … satu orang meninggal ketika usianya sekitar 30 tahunan … dan terakhir yang meninggal adalah ayah saya … yang meninggal pada usia 52 tahun … Jadi … di antara ke-empat anak laki-laki dari kakek-nenek saya … hanya satu orang yang relatif sehat … yang masih hidup sampai sekarang … sama seperti ke-empat saudara-saudara perempuannya … yang juga merupakan tante-tante saya …😀

Nah … dibanding dengan paman-paman saya yang juga menderita talasemia … kondisi ayah saya adalah yang paling baik … Apakah itu karena penyakit ayah saya lebih ringan … sehingga mampu bertahan lebih baik dibandingkan dengan saudara-saudaranya itu … ? … Terus terang saya nggak tau … dan saya juga nggak mau membandingkannya … terlebih dengan paman saya yang meninggal pada usia yang sangat muda … Namun … jika mengacu pada ramalan dokter bahwa ayah saya umurnya nggak akan lebih dari 8 tahun … maka tentu penyakit ayah saya bukanlah hal yang ringan … Dan yang saya tau dengan pasti adalah … bahwa limpa ayah saya sudah diangkat lewat operasi karena terjadi pembengkakkan … dan beliau juga juga sering masuk rumah sakit untuk transfusi darah … Bahkan … dikatakan oleh dokter … bahwa penyebab beliau meninggal adalah karena adanya penumpukan zat besi akibat akumulasi transfusi darah …

Apa yang mampu membuat ayah saya bertahan … sehingga membuat ramalan dokter menjadi seperti ramalan dukun belaka … ? … Sekali lagi … saya nggak tau … Namun yang saya lihat dari ayah saya … beliau mempunyai semangat hidup yang tinggi … dan nggak mau terlarut meratapi penyakitnya … Buktinya … dalam kondisi fisik yang seperti itu … ayah saya malah kuliah ke Jepang … meraih gelar Ir. (kalau sekarang … mungkin Sarjana Teknik yah … :D) … pulang membawa istri orang Jepang … dan punya 4 orang anak … Beliau juga pernah menjadi polisi dengan pangkat kapten … walaupun tidak lama … Setelah mengundurkan diri dari kepolisian … ayah saya bekerja pada perusahaan elektronik terkemuka … dengan posisi terakhir sebagai kepala pabrik …

Selain itu … meskipun ayah saya nggak mampu menutupi keterbatasan karena penyakitnya itu … yang pada sehari-harinya ditandai dengan seringnya beliau minta dipijat karena mudah lelah … namun saya belum pernah mendengar beliau meratapi nasib seperti … kenapa dilahirkan seperti ini … atau kenapa nasibnya seperti itu … Meratapi nasib … bukanlah tipikal ayah saya … dan saya rasa … itu mungkin yang membuat ayah saya punya semangat hidup yang tinggi …

Memang sih … masalah umur … hanya Allah yang menentukan … Namun … bukankah sudah menjadi kewajiban manusia untuk melakukan ikhtiar mencapai yang terbaik … ? … Bukankah sebagai muslim kita sering diajari bahwa Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum … jika mereka nggak mau ber-ikhtiar untuk merubahnya … ? … Dan bukankah meratapi nasib itu … sama sekali nggak bisa digolongkan sebagai perwujudan ikhtiar kan … ? …😀

Oh iya … ayah saya juga bersifat humoris … meskipun juga sering naik darah … terutama jika sedang kelelahan atau stress … Tapi secara umum … ayah saya sering bercanda … melucu … bermain bersama anak-anak … Yaahhh … mungkin dengan sifat yang humoris seperti itu … mampu mengurangi perasaan nggak nyaman akibat penyakitnya itu … Insya Allah …

4 comments

  1. mo tanya neh tau ga kalo kita pingin jadi anggota talasemia alamat nya kmana? makasih


  2. Terus terang saya nggak tau … karena almarhum ayah saya juga nggak ikut perkumpulan seperti itu … Tapi kayaknya informasi seperti itu bisa didapat di rumah sakit yang cukup besar … Mudah-mudahan yah …😀


  3. @ sri cahyani:
    bisa hubungi Pusat Thalassemia Indonesia di RSCM. disana ada sekretariat Perhimpunan Orangtua Penderita Thalassemia Indonesia.


  4. Thanks atas infonya ya …😀



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: