h1

Penghinaan terhadap Islam sebagai Upaya untuk Membentuk ‘Brand Image’

March 14, 2009

Islam difitnah … dihina dan dilecehkan … ? … Itu sudah biasa … Banyak kok halaman-halaman di internet yang isinya sarat dengan fitnah yang sangat melecehkan Islam … melecehkan Al Qur’an dan juga pribadi Rasulullah SAW … Sebagai umat Islam … wajar sekali jika kita merasa sedih dan marah dengan kondisi seperti itu … karena tentu kita tidak rela jika ajaran Islam … Al Qur’an dan Nabi Muhammad yang kita cintai diperlakukan seperti itu … Namun kita juga harus mampu berpikir secara rasional … tetap waspada dan tidak perlu terpancing dengan provokasi seperti itu … karena bisa jadi … memang kemarahan dan perbuatan anarkis dari umat Islam yang mereka harapkan …

Bagi saya … penghinaan … pelecehan … dan juga fitnah terhadap ajaran Islam … kepada Al Qur’an … dan juga kepada Nabi Muhammad SAW … kemungkinan dilakukan dengan maksud dan tujuan untuk membentuk ‘Brand Image’ yang buruk tentang Islam … Upaya pembentukan ‘Brand Image’ seperti itu … sebenarnya adalah kampanye negatif … yang bertujuan untuk menggiring masyarakat agar ikut berpandangan negatif terhadap ajaran Islam dan juga kepada pribadi Rasulullah SAW … Misalnya … ‘Brand Image’ yang ingin dibentuk dalam pandangan masyarakat umum adalah bahwa ajaran Islam adalah ajaran teror … sesat … penuh dengan kekerasan … dll … Contoh tulisan yang seperti itu bisa dilihat misalnya pada link ini : http://www.mail-archive.com/islamkristen@yahoogroups.com/msg120615.html.

Pembentukan ‘Brand Image’ alias kampanye negatif seperti itu saya rasa bukan merupakan tujuan utama … karena belum menghasilkan keuntungan apa-apa … Kampanye … baik yang dilakukan secara positif maupun negatif … tujuan akhirnya sebenarnya adalah menawarkan … kasarnya menjual … Orang tidak perlu kampanye jika tidak ada yang ditawarkan … Jadi … bagi saya … fitnah dan pelecehan terhadap Islam … mestinya tidak perlu dilakukan jika si pelaku tidak menawarkan apa-apa … Mereka itu seperti penjual yang menawarkan sesuatu … dengan cara-cara yang buruk … dan mengesampingkan etika …😀

Apa yang ditawarkan pelaku fitnah dan pelecehan terhadap Islam itu … ? … Hmmm … ilustrasinya begini … Jika ada seorang penjual … dia menjelek-jelekkan satu merek mobil yang sebenarnya disukai oleh banyak orang … dan kemudian … walaupun dengan malu-malu kucing ingin memberi kesan bahwa suatu merek mobil tertentu adalah yang terbaik … maka kita bisa menduga bahwa orang tersebut sebenarnya menawarkan mobil yang diklaimnya sebagai yang terbaik … iya kan … ? … Jadi … jika yang dijelek-jelekkin itu adalah agama lain yang tidak dianutnya … mana mungkin sih si penjual itu menawarkan apel sih … ? …😀

Lalu … siapa yang menjadi ‘target market’-nya … ? … Dalam hal agama … yang menjadi ‘target market’-nya adalah orang yang tidak seiman dengan si penjual itu … Jika si penjual berhasil meyakinkan ‘target market’-nya itu sehingga percaya dengan ‘Brand Image’ yang dibuatnya … maka kemungkinan besar si penjual itu akan berhasil mendapatkan si ‘target market’ sebagai ‘customer’nya … alias pindah agama … Kalau pun tidak berhasil mengajak ‘target market’-nya menjadi seiman dengannya … setidak-tidaknya akan membuat si ‘target market’ menjadi ragu dan meninggalkan ajaran agamanya … dan itu dapat mempengaruhi persentase pangsa pasar … Jadi … semakin banyak orang yang percaya dengan ‘Brand Image’ yang dibentuknya … akan semakin terasa menyenangkan bagi si penjual itu …😀

Sebagian muslim yang menyadari bahwa apa yang dikatakan penjual itu hanyalah kampanye negatif belaka … tentu merasa tidak nyaman dengan upaya si penjual untuk membentuk ‘Brand Image’ yang menyesatkan … Rasa sedih dan marah diungkapkan dengan berbagai cara … seperti mengutuk dalam hati … protes … mencoba berdialog … berdebat … balas menghina … dan malah mungkin ada yang melakukan aksi anarkis … Dalam kesempatan ini saya ingin mengingatkan kepada saudara-saudara muslim … supaya tidak mudah terpancing emosi … karena bisa jadi … memang justru itu yang diharapkan oleh mereka … Mengekspresikan kesedihan dan kemarahan dengan cara-cara yang anarkis dan tidak terpuji … sebenarnya hanya akan membuat mereka mempunyai pembuktian sebagai pembenaran atas ‘Brand Image’ buruk yang mereka bangun … Akibatnya … masyarakat akan lebih mudah dipengaruhi untuk menerima ‘Brand Image’ buruk terhadap Islam … Maksud hati ingin membela Islam … tapi ironisnya … malah ikut membantu para penyebar fitnah itu mencoreng Islam …

Menurut saya … cara terbaik dalam menghadapi kampanye negatif seperti itu adalah … dengan membekali diri dan keluarga dengan pengetahuan yang cukup agar tidak mudah terpengaruh oleh fitnah keji terhadap ajaran agama yang kita cintai ini … Berkaitan dengan itu … perlu juga dilakukan diskusi-diskusi internal sesama umat Islam untuk membahas topik-topik yang sering dipakai untuk menyerang Islam dan juga Nabi Muhammad SAW … Pengetahuan yang didapat dari diskusi-diskusi internal itu … dapat diajarkan kepada anggota keluarga di rumah … Semakin tinggi pengetahuan umat Islam tentang topik-topik yang sering dipakai untuk menyerang Islam … maka akan semakin sulit dipengaruhi oleh fitnah dan kampanye negatif yang dilakukan oleh orang-orang yang membenci Islam … Insya Allah

Bagi yang ingin berdebat dengan mereka … juga tidak ada salahnya … Hanya saja … kita harus hati-hati … jangan sampai terjerumus menjadi sama seperti mereka … Saya juga pernah terperangkap dalam debat yang tidak ada habis-habisnya dalam satu forum di internet … malah terpancing untuk ikut melecehkan … sehingga tidak ada bedanya saya dengan mereka … Untungnya … ada teman muslim juga yang mengingatkan saya … bahwa kalau pun mau berdebat … itu harus dilakukan dengan cara yang baik … sesuai dengan tuntunan Al Qur’an … :

QS. 29:46
Dan janganlah kamu berdebat dengan Ahli Kitab, melainkan dengan cara yang paling baik, kecuali dengan orang-orang zalim diantara mereka, dan katakanlah: Kami telah beriman kepada (kitab-kitab) yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepadamu; Ilah kami dan Ilahmu adalah satu; dan kami hanya kepada-Nya berserah diri.

Namun akhirnya saya lebih memilih untuk menghentikan perdebatan seperti itu … karena saya menyadari bahwa itu hanya membuang-buang waktu … Saya melihat bahwa … penjelasan apa pun yang diberikan … tidak akan membuat mereka mau mengerti … karena memang bukan itu tujuan mereka … Hmmm … mungkin … ayat ini bisa dijadikan sebagai pedoman bagi kita … sebelum memutuskan untuk berdebat dengan mereka … :

QS. 3:20
Kemudian jika mereka mendebat kamu (tentang kebenaran Islam), maka katakanlah: Aku menyerahkan diriku kepada Allah dan (demikian pula) orang-orang yang mengikutiku. Dan katakanlah kepada orang-orang yang ummi: Apakah kamu (mau) masuk Islam. Jika mereka masuk Islam, sesungguhnya mereka telah mendapat petunjuk, dan jika mereka berpaling, maka kewajiban kamu hanyalah menyampaikan (ayat-ayat Allah). Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya.

4 comments

  1. Betul sekali, saya sudah lihat komentar2 mereka sungguh menyakitkan penghinaan thdp Rasulullah SAW.
    Dan ini memang harus dibahas untuk bisa mencounter komentar mereka tentunya dengan cara yang benar contohnya membahas kembali tentang Sirah atau tarikh nabawiyyah


  2. yahh..ngaji yg banyak….lah


  3. emg kebenaran itu menyakitkan kawan, tapi percayalah mgkn apa yg dikatakan mereka benar, kita lah yg perlu instropeksi diri… jgn meninggikan hati dan berkeras diri…. lbh baik kita mempelajari ajaran scr mendalam dan tau letak kesalahannya,,,, dan mengakui nya… maka hati kita akan lega dan ga sakit lagi


  4. Masalahnya yang diomongin itu nggak bener kok … Hmm … sayang link-nya situs yang saya maksud udah nggak ketemu … sehingga saya nggak bisa nunjukkin lagi bagian mana dari tulisannya yang ngawur dan cuma berdasarkan pada kebencian belaka …

    Tapi gini deh … saya kasih beberapa ilustrasinya … misalnya isu mengenai poligami … Banyak orang-orang seperti yang saya maksud di atas menyerang Islam dan Nabi Muhammad karena poligami-nya … Mereka mengira poligami itu hanya monopoli Islam … padahal faktanya tidak ada satu agama samawi pun yang melarang dan mengangap poligami sebagai perbuatan kriminal … Hal ini bisa dibuktikan dengan mengacu pada kitab suci masing-masing agama samawi tersebut … Bahkan jika mengacu pada Bible … dapat terlihat bahwa Tuhan sendiri yang memberikan kepada Daud jalan untuk berpoligami … Berikut kutipannya … :

    2 Samuel
    12:7
    Kemudian berkatalah Natan kepada Daud: “Engkaulah orang itu! Beginilah firman TUHAN, Allah Israel: Akulah yang mengurapi engkau menjadi raja atas Israel dan Akulah yang melepaskan engkau dari tangan Saul.

    12:8
    Telah Kuberikan isi rumah tuanmu kepadamu, dan isteri-isteri tuanmu ke dalam pangkuanmu. Aku telah memberikan kepadamu kaum Israel dan Yehuda; dan seandainya itu belum cukup, tentu Kutambah lagi ini dan itu kepadamu.

    Dan sebagaimana diketahui … kitab PL dalam Bible (kitab suci umat Kristen) lebih kurang sama dengan Torah (kitab suci umat Yahudi) … Belum lagi fakta bahwa poligami merupakan hal yang wajar dilakukan di awal era kekristenan yang memaksa Kaisar Romawi (Romawi penganut monogami … iya kan?) pada masa itu mengizinkan umat Kristen waktu itu untuk memiliki 2 istri … Bahkan pendiri aliran Protestan, Martin Luther yang mengatakan : “I confess that I cannot forbid a person to marry several wives, for it does not contradict the Scripture. If a man wishes to marry more than one wife he should be asked whether he is satisfied in his conscience that he may do so in accordance with the word of God. In such a case the civil authority has nothing to do in the matter.

    Tentang hal ini sudah saya bahas di sini

    Jika yang bersangkutan dapat membahas masalah tersebut secara adil dengan lebih mengedepankan fakta … maka jika anti dengan poligami … seharusnya semua agama samawi mendapat perlakuan yang sama karena nggak ada satu pun di antara agama samawi yang melarangnya … Bahkan mungkin bukan cuma agama-agama samawi saja … tapi mungkin juga banyak agama lainnya … Tapi faktanya enggak kan … ??? … Nah … pelecehan seperti itu yang saya maksud cuma sebagai upaya membangun brand image (yang bagus) doang …

    Di atas itu cuma satu contoh … masih banyak contoh-contoh lain yang serupa dengan kasus di atas … Nah … kalo seperti itu … siapa dong yang nggak fair … ??? …😀



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: