h1

Rasa Saling Percaya Sebagai Pilar Keharmonisan bagi Rumah Tangga

September 8, 2011

Pernikahan merupakan tahapan penting dalam kehidupan manusia pada umumnya … Melalui pernikahan … kita dapat membentuk keluarga baru dan memiliki keturunan secara sah dan legal …

Melalui pernikahan … setiap pasangan yang normal tentu ingin membentuk keluarga yang bahagia … dan berharap pernikahannya tidak kandas di tengah jalan … Sebagai umat Islam … kita terbiasa mendengan kalimat “Semoga menjadi keluarga yang Sakinah Mawaddah Wa Rahmah” … Sakinah Mawaddah Wa Rahmah sendri kurang lebih dapat diartikan sebagai tentram, bahagia dan dipenuhi rasa cinta …πŸ˜€

Sayangnya fakta menunjukkan bahwa angka perceraian di Indonesia terus meningkat … Menurut data Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung (Ditjen Badilag MA), dalam 5 tahun terakhir peningkatan perkara yang masuk bisa mencapai 81% (lihat : Tingkat Perceraian di Indonesia Meningkat)

Masih menurut sumber yang sama … penyebab perceraian paling besar dalah masalah ketidakharmonisan dalam rumah tangga … Hal ini menimbulkan pertanyaan … apa yang menyebabkan ketidakharmonisan iu … ? … Bukankah pasangan menikah di zaman sekarang ini pada umumnya telah melewati masa pacaran yang terkadang cukup lama … ? … Tidak bisakah masa pacaran itu dijadikan sebagai acuan untuk memperkirakan apakah hubungan yang manis dapat dipertahankan atau tidak … sebelum keduanya memutuskan untuk menikah … ???

Mungkin banyak jawaban dan teori yang telah kita dengar dan mungkin banyak yang benar … Alasan kurang komunikasi atau perubahan sikap adalah hal klasik yang sering kita dengar sebagai penyebab ketidakharmonisan keluarga … Tapi mungkinkah masalah pokok sebenarnya adalah hilang atau berkurangnya rasa saling percaya terhadap pasangan … ??? …πŸ˜€

Penyebab utama hilang atau berkurangnya rasa saling percaya bisa terjadi karena terbatasnya akses untuk mendapatkan informasi yang ingin diketahui dengan lebih detail mengenai hal-hal yang terkait dengan pasangan … seperti siapa temannya, apa aktivitasnya dll … Batasan privacy mungkin terpaksa harus diterima jika yang bersangkutan berusaha mendapatkan informasi tersebut …

Tapi yang harus disadari adalah bahwa pacaran dan pernikahan itu berbeda … Ikatan pernikahan tentunya lebih tinggi dan sakral dibandingkan pacaran … Dengan ikatan yang lebih kuat … adalah wajar bagi seseorang untuk lebih merasa memiliki pasangannya … Rasa memiliki itu juga yang mendorong seseorang untuk lebih mengenal pasangannya, termasuk mengetahui teman facebooknya … pekerjaannya … gajinya … tabungannya … depositonya … sms yang masuk … atau hal-hal lain yang mungkin sungkaan dilakukannya ketika masih pacaran …πŸ˜€

Jika tidak terbiasa dan tidak nyaman dengan perlakuan seperti itu … maka biasakanlah … Itu adalah bagian dari perubahan dari kesendirian (jangan terlalu harafiah mengartikannya yaa … :D) menjadi berbagi … Yang tadinya tidur makan sendiri … sekarang berbagi … Keuangan yang tadinya untuk urusan kesenangan sendiri … setelah nikah juga harus berbagi … Intinya tidak bisa lagi egois memikirkan diri sendiri … dan harus berusaha memahami perasaan dan pikiran pasangan … Bayangkan jika kita ditempatkan dalam posisi pasangan kita …

Dengan memberikan akses yang luas kepada pasangan untuk mendapatkan informasi yang diinginkannya … Insya Allah kecurigaan dan rasa tidak percaya akan hilang atau setidak-tidaknya berkurang dengan sendirinya … Misalnya … jangan marah jika pasangan kita membuka dan melihat-lihat isi handphone atau dompet … Atau berikan password akun facebook, twitter atau email agar dia dapat membukanya sendiri kapan saja dia mau … Toh dengan memberikan akses seperti itu … kita juga mempunyai hak yang sama … Emang enak jika kita nggak boleh tahu siapa saja teman-teman pasangan kita di facebook misalnya … ??? …πŸ˜€

Saya dan istri telah mempraktekkan ini selama lebih dari 13 tahun pernikahan kami … Dan Alhamdulillah … dengan saya memberikan akses yang luas tersebut … saya dan istri saya malah jarang melakukan hal-hal seperti yang saya sebutkan di atas … Dan yang lebih penting … kami dijauhkan dari masalah-masalah yang berkaitan dengan kecurigaan dan ketidak-percayaan …

Bagi saya … rasa saling percaya adalah pilar keharmonisan bagi rumah tangga … Tanpa adanya rasa saling percaya … keharmonisan rumah tangga sulit tercapai … Dan rasa saling percaya itu tidak akan didapat begitu saja … Dengan menunjukkan bahwa tidak ada hal-hal yang disembunyikan … Insya Allah rasa saling percaya lebih mudah tercapai … Salah satu caranya … yaa dengan memberikan akses informasi seperti yang dimaksud di atas …

4 comments

  1. Sangat mengesankan.. Tapi bila mana keharmonisan itu tidak didapatkan pada saat usia lanjut bagaimana? Apakah sama dengan yang di atas atau beda?


  2. Kalo dulunya harmonis trus jadi nggak … kayaknya mesti dicari dulu penyebab ketidak-harmonisannya itu … Soalnya kadang orang bisa berubah tanpa disadari … Misalnya dulu perhatian jadi enggak … Kalo bisa tau apa yang menyebabkan perubahan itu kan lebih mudah dicari solusinya …πŸ˜€


  3. Mas,, gmana ya, kalo setelah ngebuka hpx ada foto mantan2x, n emailx penuh dgn kata2 gombal untk cewek lain, aq udah ngomongin baik2, malah aq di marahin.


  4. Ini cuma pandangan pribadi aja yah … dan belum tentu cocok untuk anda …

    Mungkin anda bisa coba tanya baik-baik sama dia … apakah masih menghargai dan mencintai anda atau tidak … ? … Kalo iya… tanyakan juga mengapa masih ada foto mantan-mantannya itu? … Apalagi ditambah dengan adanya email untuk cewe-cewe lain dengan kata-kata gombal …

    Jika dia masih menghargai dan mencintai anda … anda bisa bilang bahwa perbuatannya itu menyakitkan anda … Tapi jika dia tetap merasa tidak bersalah … dan bahkan menyalahkan anda karena dianggap melanggar hak pribadi … yaa tinggal anda putuskan saja sendiri … masih bisakah anda mempercayainya …

    Jika saya ditempatkan dalam posisi anda … dan jika posisinya baru sebatas pacaran saja … saya akan lebih memilih untuk memutuskan hubungan … karena saya nggak mau pernikahan yang tidak dilandasi rasa saling percaya … Dan bagi saya … sulit mempercayai orang yang tidak memberikan akses informasi kepada saya untuk mengenalnya lebih dekat … Mengenal teman-temannya, mengenal kebiasaannya termasuk di dalamnya …

    Tapi kalo sudah diikat pernikahan … banyak faktor yang perlu dipertimbangkan … Faktor anak misalnya … Jika anda bisa bersabar … mungkin lebih baik … Semoga kesbaran anda menjadi ladang amal bagi anda … Amin …



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: